Senin, 26 Oktober 2015

TELEMATIKA

Defenisi Telematika
Kata Telematika berasal dari bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang berarti bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai (the new hybrid technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.

Trend Telematika di Indonesia
1. E-goverment
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya.
Tim tersebut memiliki beberapa terget. Salah satu targetnya adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja.
E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan intrernasional. Pemerintahantingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

2). E-commerce
Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.
Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

3). E-learning
Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologitelematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.
Peranan web kampus atau sekolagh termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet.
Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.

Perkembangan Sejarah Telematika di Indonesia
Di zamam pra-sejarah, manusia mengkomunikasikan pikiran, pengetahuan, dan gagasannya ke lingkungan sosialnya secara verbal. Dan dalam beberapa kasus, dengan menggunakan simbol-simbol material berupa ukiran pada batu, dinding gua, dan lain sebagainya. Komunikasi tertulis yang mula-mula dikembangkan memungkinkan informasi untuk disimpan dan dibaca oleh orang-orang lain di waktu-waktu kemudian. Penyimpanan dan pengalihan informasi melalui teknologi umumnya berlangsung secara lamban, mahal, dan membutuhkan banyak tenaga.
Dengan ditemukannya teknologi cetak (printing technology), informasi dapat dialihkan ke lebih banyak orang, di wilayah yang lebih luas, dan dengan biaya yang lebih murah. Di peralihan millennium sekarang ini, perkembangan media elektronik, mencakup radio, televise, dan telepon, telah memungkinkan penurunan waktu pengalihan informasi secara dramatik.
Jarak geografis kini tidak lagi menjadi penghalang dalam proses komunikasi dan pertukaran informasi. Biaya penyimpanan dan pengantaran informasi secara elektronik kini telah semakin banyak ditentukan oleh kebijakan public, ketimbang oleh faktor-faktor teknikal semata. Misalnya, harga pusa telepon lebih terkait dengan kebijakan regulasi public dari pada harga actual yang dibutuhkannya.
Komputer-komputer digital dan media penyimpanan informasi berskala besar dan missal telah memungkinkan terwujudnya basis data dengan kemampuan untuk memproses dan memanipulasi informasi. Tidak dengan informasi tertulis, data yang tersimpan secara elektronik ini ‘tak tampak‘ bagi mata biasa, kecuali bagi perangkat keras dan lunak untuk melakukan decoding (seperti komputer dengan kartu baca magnetic). Teknologi pemrosesan data secara elektronik ini bersama dengan teknologi komputer digital telah menghasilkan sebuah aliansi sinergis baru yang dikenal luas sebagai teknologi informasi, atau Teknologi Telematika. Ruang , waktu, dan biaya secara berangsur-angsur direduksi melalui aplikasi-aplikasi tekonologi komputer, penyimpanan missal, dan transmisi elektronikal dan optial. Pengontrolan informasi dalam rangka teknologi seperti ini menjadi lebih terdistribusi ketimbang sebelumnya. Dan peranan-peranan pemerintah, agen-agen komersial, pengusaha-pengusaha swasta menjadi lebih sulit untuk dimengerti. Telekomunikasi mempunyai pengertian sebagai teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah. ‘Telekomunikasi’ mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan komunikasi data melalui jaringan komputer. Sedangkan pengertian Informatika) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.
Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000, yaitu :
1. Periode Rintisan
Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunaannya masih terbatas.

 2. Periode Pengenalan
Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu.

3. Periode Aplikasi
Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menanggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik, selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi komputer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada cafe dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.

Selain dari ke tiga periode di atas perkembangan telematika di Indonesia dapat dibagi lagi menjadi 2 masa yaitu :

1. Masa Pra-Satelit
a. Radio dan Telepon
Di periode pra satelit (sebelum tahun 1976), perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia masih terbatas pada bidang telepon dan radio. Radio Republik Indonesia (RRI) lahir dengan di dorong oleh kebutuhan yang mendesak akan adanya alat perjuangan di masa revolusi kemerdekaan tahun 1945, dengan menggunakan perangkat keras seadanya. Dalam situasi demikian ini para pendiri RRI melangsungkan pertemuan pada tanggal 11 September 1945 untuk merumuskan jati diri keberadaan RRI sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dengan rakyat, dan antara rakyat dengan rakyat. Sedangkan telepon pada masa itu tidak terlalu penting sehingga anggaran pemerintah untuk membangun telekomunikasipun masih kecil jumlahnya. Saat itu, telepon dikelola oleh PTT (Perusahaan Telepon dan Telegrap) saja. Sampai pergantian rezim dari Orla ke Orba di tahun 1965, RRI merupakan operator tunggal siaran radio di Indonesia. Setelah itu bermunculan radio – radio siaran swasta. Lima tahun kemudian muncul PP NO. 55 tahun 1970 yang mengatur tentang radio siaran non pemerintah.

 Periode awal tahun 1960-an merupakan masa suram bagi pertelekomunikasian Indonesia, para ahli teknologi masih menggeluti teknologi sederhana dan “kuno”. Misalnya saja, PTT masih menggunakan sentral-sentral telepon yang manual, teknik radio High Frequency ataupun saluran kawat terbuka (Open Were Lines). Pada masa itu, banyak negara pemberi dana untuk Indonesia – termasuk pendana untuk pengembangan telekomunikasi, menghentikan bantuannya. Hal itu karena semakin memburuknya situasi dan kondisi ekonomi dan politi di Indonesia.
Tercatat bahwa pada masa 1960-1967, hanya Jerman saja yang masih bersikap setia dan menaruh perhatian besar pada bidang telekomunikasi Indonesia, dan menyediakan dana walau di masa-masa sulit sekalipun. Ketika itu pengembangan telekomunikasi masih difokuskan pada pengadaan sentra telepon, baik untuk komunikasi lokal maupun jarak jauh, dan jaringan kabel.

Indonesia saat itu belum memiliki satelit. Sentral telepon beserta perlengkapan hubungan jarak jauh ini diperoleh dari Jerman. Pada saat itu, Indonesia hanya dapat membeli produk yang sama, dari perusahaan yang sama, yakni Perusahaan Jerman. Tidak ada pilihan lain bagi Indonesia.
Keleluasaan barulah bisa dirasakan setelah di tahun 1967/1968 mengalir pinjaman-pinjaman ke Indonesia, baik bilateral ataupun pinjaman multilateral dari Bank Dunia, melalui pinjaman yang disepakati IGGI. Akan tetapi, pada masa inipun inovasi dalam pemfungsian teknologi telekomunikasi masih belum berkembang dengan baik di negeri ini. Peda dasarnya kita memberi dan memakai perlengkapan seperti switches, cables, carries yang sudah lazim kita pakai sebelumnya.

b. Televisi
Badan penyiaran televisi lahir tahun 1962 sebelum adanya satelit yang semula hanya dimaksudkan sebagai perlengkapan bagi penyelenggara Asian Games IV di Jakarta. Siaran percobaan pertama kali terjadi pada 17 Agustus 1962 yang menyiarkan upacara peringatan kemerdekaan RI dari Istana Merdeka melalui microwave. Dan pada tanggal 24 Agustus 1962, TVRI bisa menyiarkan upacara pembukaan Asian Games, dan tanggal itu dinyatakan sebagai hari jadi TVRI.
Terdorong oleh inovasi, akhirnya pada tanggal 14 November 1962 untuk pertama kalinya TVRI memberanikan diri melakukan siaran langsung dari studio yang berukuran 9×11 meter dan tanpa akustik yang memadai. Lebih setahun setelah siaran pertama, barulah keberadaan TVRI dijelaskan dengan pembentukan Yayasan TVRI melalui Keppres No. 215/1963 tertanggal 20 Oktober 1963. Antara lain disebutkan bahwa TVRI menjadi alat hubungan masyarakat (mass communication media) dalam pembangunan mental/spiritual dan fisik daripada Bangsa dan Negara Indonesia serta pembentukan manusia sosialis Indonesia pada khususnya. Sampai tahun 1989, TVRI merupakan operator tunggal di bidang penyiaran televisi. Jadi sebelum satelit palapa mengorbit, Indonesia hanya mengenal telekomunikasi yang bersifat terestrial, yakni yang jangkauannya masih dibatasi oleh lautan.

2. Masa Satelit
Gagasan tentang peluncuran satelit bagi telekomunikasi domestik di Indonesia bisa ditelusuri asal muasalnya dari sebuah konferensi di Janewa tahun 1971 yang disebut WARCST (World Administrative Radio Confrence on Space Telecomunication). Pada konferensi itu di tampilkan pila pameran dari perusahaan raksasa pesawat terbang Hughes. Perusahaan inilah yang mengusulkan ide pemanfaatan satelit bagi kepentingan domestik Indonesia. Hal tersebut disambut oleh Suhardjono yang berlatar belakang militer dan membawa masalah satelit itu sampai ke Presiden RI. Selain pertimbangan kelayakan ekonomi dan teknis, sejarah peluncuran satelit ini juga diwarnai oleh kepentingan politik dimana hubungan antara Indonesia dengan negara- negara lain sudah mulai bersahabat. Di sisi lain, satelit memungkinkan penyebaran luas ideologi negara ke masyarakat luas melalui TV. Komunikasi tentang cara-cara menggali sumber daya alam dapat berlangsung dengan mudah. Ini berlaku untuk kasus tembaga pura (Freeport) dan di Dili. Peluncuran satelit Palapa di Cape Canaveral, Florida, bulan Agustus 1976 pada panel peluncuran terdapat 3 orang Indonesia dan perwakilan dari perusahaan NASA dan Hughes.

Kejadian ini diresmikan juga melalui pidato kenegaraan oleh presiden Soeharto di Jakarta, tanggal 16 Agustus 1976. ini merupakan satu- satunya proyek teknologi yang mendapat tempat terhormat di gedung Parlemen. Namun peluncuran satelit itu merupakan kebijakan nasional yang gagasan awalnya dicetuskan oleh pemerintah. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa Indonesia pernah mengalami ancaman perpecahan. Untuk mempersatukan tanah air yang sangat luas ini diperlukan sarana perhubungan yang mencakup seluruh wilayah nusantara. Proses kelahiran satelit ini hanya melibatkan sedikit teknokrat dan teknologi yang berpihak pada kepentingan Orba.


Jumat, 28 Agustus 2015

Our Graduated...

19 Maret 2015


Awal aku bersama dengan teman-teman satu angkatan dan satu jurusan memasuki masa-masa paling mengerikan...Hehehe, agak lebay yah kedenganrannya tapi ya emang gtu kenyataannya. Karena dimasa ini kami mulai mendapat tugas yang terkenal dengan sebutan "Penulisan Ilmiah". Banyak yang bingung pasti apa itu "Penulisan Ilmiah atau yg sering disingkat PI" itu apa...kalau ditanya ke gw nya sih ya gw narik kesimpulan PI itu hampir sama dengan PKL kalau di kampus2 negri lainnya. Lebih fokus kebagian "penulisannya" kalau PKL kan kita langsung terjun ke lapangan tuh untuk meneliti objek yg kita jadikan sasaran. Nah kurang lbh gitu lah.


Pertengahan maret, gw masih ingat banget itu masa2 dimana matkul udah mulai sulit krn kan gw udh duduk disemester-6 saat itu. Ketemu pula yg namanya PI yg masa pengerjaannya sendiri hanya disatu semester, boleh sih disemester berikutnya tpi ya ada sanksi. Sanksi berupa pembayaran SKS si matku PI itu sendiri dengan totap biaya Rp.300.000 kan lumayan buat gw selaku golongan orang biasa ini. hehehe :) 

Proses pengerjaan yg menurut gw butuh mood full untuk bisa ngerjain nya, krn kenapa ??! Krn kalau lu cuman takut gk kelar disemester-6 nya yg lu temuin hanya nyakitin diri lu sendiri. Blum lg kita harus rajin2 ketemu yang namanya DosPem alias "Dosen Pembimbing"  hufttt, gk semuanya loh DosPem itu pengertian khususnya DosPem gw. Untuk bagian ini, gw sangat bersyukur sama Tuhan, dapat DosPem yg sangat pengertian krn DosPem nya sendiri yg ngejar2 & antusian sama mahasiswa didikannya supaya cepat2 ACC dan lanjut Sidang. Gw rasa, lu juga setuju ama pendapat gw. hehehe :)

Gw bener2 ngerasain banget dimasa-masa PI waktu itu, kebersamaan gw ama teman2 terdekat agak sedikit berkurang krn kita masing2 emang fokus sama PI kita masing2  ya walaupun kadang2 disela-sela waktu pas ketemuan kita juga ngobrol bentar sekedar becandaan melepas kepenatan krn cukup stress sama "Si Kang PI"  Wkwkwkw :D  

Bener2 menguras tenaga, waktu plus materi yg mana lu harus2 bolak-balik print kalau masih ada revisi. hufftt satu paket deh itu. Apalagi buat gw sendiri, yg biasanya gw dapat pemasukan dari kerjaan gw disalah satu instansi di kampus gw semenjak masa2  pengerjaan tugas PI itu gw sering absen masuk kerja dan pemasukan otomatis berkurang donk.  :( 

Tpi itulah moment2 dimana gw gk nyangka terbayar sudah, saat gw terima keputusan ACC dari Bapak DosPem gw. Ingat banget hari bersejarat itu 11 Juli 2015 pkl 14.00, PI gw dinyatakan layak utk maju di persidangan. wkwkwkw. maksud gw untuk ke tahap daftar sidang. Dan gw semakin bersyukur sama Tuhan, krn semua Indah Pada Waktu-NYA :)  Hari itu gw gk langsung ke loket pendaftaran sidang krn kebetulan lg tutup, pas waktu itu libur lebaran jdi gw harus nunggu 5 hari kalau gk salah baru gw bisa daftar. Nah, stelah itu ketemulah tanggal luar biasa sebagai moment yg paling mengharukan buat gw disemester ini. Jeng...jenggggg  
"KAMIS 20 AGUSTUS 2015 JAM 13-00"   Jadwal sidang gw, jujur disini gw semakin bersyukur atas belas kasih dan kebaikan Tuhan. 

Meskipun giliran gw sidang bukan gelombang pertama, hati kecil gw gk bisa bohong gw bangga sama diri gw sendiri dan teman2 gw yg turut ambil bagian buat bantuin gw ngerjain PI gw ini. Tanpa mereka gw gk bisa se-bersyukur ini. Gw bersyukur punya Tuhan sbagai Bapa yang teramat baik, gw bersyukur punya teman2 satu tim di Monitoring Kemahasiswaan Universitas Gunadarma, gw bersyukur punya teman2  3KA08 yg juga sangat luar biasa, gk lupa gw sangat bersyukur punya orang tua yg slalu memotivasi gw dlm segala aspek, dan khususnya gw bersyukur krn gw ngalamin kasih sayang dari kakak yg slalu jdi tempat gw ngeluh kalau udh hilang mood buat ngerjain PI. 

Butuk waktu 5 bulan kurang lbh dalam proses pengerjaan PI gw waktu itu, dan dalam 5 bln itu banyak hal yg udh gw alami yg menggoncangkan iman gw, hati gw, hubungan persahabatan gw, dan semuanya lah satu paket. hehehe. Yg gw bisa simpulkan disini adalah, gw mau kasih tau ke teman2 semua. Kalau ketika kita udh ngerasa gk ada lagi yg bisa bantu kita, mood kita hilang, mau ngerjain tpi tangan, kaki, ama pikiran sama sekali gk bertindak apa2. Saat itu kita sedang lupa sama satu orang, yaitu Tuhan kita. Kita harus datang ke DIA dulu ternyata guys, krn cuman DIA yg bisa kasih kita KEKUATAN, GAIRAH, DAN SEMANGAT yg BARU. 

Gw mengabadikan moment2 gw menghadiri sidang teman2 gw, dan sidang gw sendiri. 
Semoga, pengalamn gw ini bisa meng-inspirasi ya guys. Bukan buat sekedar pamer foto2 gw yg terlihat bahagia banget. Tpi lu harus ingat, GAK ADA TAWA SEBELUM ADA AIR-MATA.
SUKSES UNTUK KITA SEMUA, DALAM SEGALA HAL. 

JESUS BLESS US :)
SIDANGNYA GW Alias RESTINA NAINGGOLAN
20 AGUSTUS 2015


Add caption

Sabtu, 04 Juli 2015

DATABASE MANAGEMENT SYSTEM (DBMS)

      Database Management System (DBMS) adalah suatu sistem perangkat lunak untuk mendeskripsikan / memperlihatkan, membuat, memelihara dan memberikan control kepada siapa saja yang dapat mengakses database tersebut. Pendekatan database (Database Approach) terdiri dari Data Defenision Language (DDL) dan  Data Manipulation Language (DML). Peran yang terdapat di lingkungan database yaitu sebagai Data Administrator (DA), Database Administrator (DBA), Database Designers (Logical and Physical), Application Programmers, End Users (naïve and sophisticated). Keuntungan dari penggunaan dari DBMS yaitu, mengurangi duplikasi data, data yang dimiliki konsisten, banyak informasi dari data yang sama, bertambahnya keamanan data, dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

         
Sumber:
http://ekochayoo84.blogspot.com/2012/05/membuat-database-sederhana-dengan.html

          Dari tabel penjualan di perusahaan XYZ kita dapat memperoleh data yang telah disimpan dalam database perusahaan XYZ. Berdasarkan database yang diatas, dapat disimpulkan bahwa pelanggan lebih dominan melakukan pemesanan terhadap aqua galon dan sikat gigi dengan jumlah pemesanan sebanyak 5 galon dan 5 pack. Hal itu dikarenakan kebutuhan pelanggan terhadap aqua galon dan sikat gigi merupakan kebutuhan pokok. Sementara jenis barang yang lainnya merupakan kebutuhan sekunder disamping harga yang kurang terjangkau oleh pelanggan itu sendiri. Penggunaan database dalam proses pencatatan kegiatan jual-beli barang suatu perusahaan merupakan cara yang paling efektif untuk mengetahui lebih rinci kegiatan transaksi disamping itu data yang ada tidak akan berubah sekalipun bukti traksaksi yang telah diberikan oleh perusahaan XYZ sudah hilang.
       
       (Tri Octavian, D. 2011) menyatakan pengertian database atau basisdata di dalam buku Simarmata & Prayudi (2006:1), sebagai berikut:
  1. Menurut Stephens dan Plew (2000), adalah mekanisme yang digunakan untuk menyimpan informasi atau data.
  2. Menurut Silberschatz, dkk (2002) mendefenisikan basisdata sebagai kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah perusahaan.
  3. Menurut Ramakrishman dan Gehrke (2003) menyatakan basisdata sebagai kumpulan data, umumnya mendeskripsikan aktivitas satu organisasi atau lebih yang berhubungan.
  4. Menurut McLeod, dkk (2001), adalah kumpulan seluruh sumber daya berbasis komputer milik organisasi.

              
        Basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai tempat berkumpul, markas atau sarang, sedangkan data suatu fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti kaset (lagu, penyanyi, pencipta dan lain-lain) atau kendaraan (mobil, motor, bus, dan lain-lain). Pemanfaatan bentuk dari basis data tidak hanya pada pengkoleksian kaset tetapi dapat digunakan di berbagai aktifitas penggunanya, di mana pemanfaatan ini untuk memenuhi obyektivitas berikut:
  1. Kecepatan dan kemudahan
  2. Efesiensi ruang penyimpanan
  3. Keakuratan
  4. Ketersediaan
  5. Keamanan
  6. Pemakaian bersama



Daftar Pustaka:
         
Tri Octavian, D. 2011. "Desain Database Sistem Informasi Penjualan Barang". Jurnal Teknologi Informatika (TEKNOMATIKA), NO. 2, VOL. 1 pp 148-157, Mei 2011.

Bertalya, SKom, DEA, dkk . 2007. Sistem Basis Data . UNIVERSITAS GUNADARMA. JAKARTA

Lab. Pengembangan Aplikasi Database. Modul Oracle Database : SQL and Extended SQL with Programming Feature. LEPKOM UNIVERSITAS GUNADARMA. Jalan Margonda Raya no. 100, Depok, Telp. 7853819, 7872826, 78881112


URL:
http://www.termasmedia.com/65-pengertian/69-pengertian-database.html diakses pada tanggal 4 Juli 2015 pukul 22:30 WIB

https://www.academia.edu/5861220/SISTEM_BASIS_DATA diakses pada tanggal 4 Juli 2015 pukul 23.00 WIB
         

Minggu, 24 Mei 2015

Men-CITASI

Menurut  Shalahuddin, M and  A.S, Rosa . (2006) Java2 Micro Edition atau yang biasanya disebut J2ME adalah lingkungan pengembangan yang didesain untuk meletakkan perangkat lunak Java pada barang elektronik beserta perangkat pendukungnya. J2ME membawa Java ke dunia informasi, komunikasi, dan perangkat komputasi selain perangkat komputer desktop yang biasanya lebih kecil dibandingkan desktop. 
(Yenni, A. 2012) Perancangan Mobile Elearning Berbasis J2ME untuk Penyediaan Bahan Ajar Perkuliahan Program Studi Pendidikan Ekonom.  J2ME merupakan bentuk bahasa Java yang dioptimalkan dan diarahkan untuk piranti kecil dan mobile seperti PDA dan handphone. Membuat aplikasi J2ME tidak memberikan aplikasi J2ME tidak memerlukan banyak software yang rumit atau besar, salat satu software yang pasti diperlukan adalah J2ME SDK/JDK, dalam J2SE SDK/JDK ini terdapat runtime dan library untuk program Java secara umum termasuk juga untuk J2ME.
Pratama, M . (2012) mengatakan untuk membangun aplikasi atau games berbasis J2ME, kita dapat menggunakan 2 buah akses User Interface (UI) yaitu Low Level Interface dan High Level User Interface.  High level merupakan User Interface yang telah tersedia di sistem dan tinggal  kita gunakan sedangkan Low level merupakan User Interface yang harus kita desain lagi.



Referensi :
Shalahuddin, M and  A. S, Rosa . 2006 . PEMPROGRAMAN J2ME Belajar Cepat Pemprograman Telekomunikasi Mobile. INFORMATIKA. BANDUNG
Yenni, A . 2012 . ”Perancangan Mobile Elearning Berbasis J2ME untuk Penyediaan Bahan Ajar Perkuliahan Program Studi Pendidikan Ekonomi”. Jurnal Sistem Informasi (JSI), NO. 1, VOL. 4 pp 437-449, April 2012.

Pratama, M.2012. “Mudah Membuat Game J2ME” <http: http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2012/08/octav-GameDevelopment.pdf> 25 Mei 2012, 03:05

Minggu, 17 Mei 2015

PENDAFTARAN PERGURUAN TINGGI IKATAN DINAS 2015/2016

1.   Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)

      Sekitar bulan Juni


2   Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP Bogor)
     Awal Februari - Awal Agustus
 

3   Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)
     Awal Maret - Awal Mei


4   Akademi Meteoroli dan Geofisika (AMG)
     Akhir Februari - Pertengahan April


5   Akademi Kepolisian (AKPOL)
     Awal April - Akhir Mei

6   Akademi Ilmu Pemerintahan (AKIP)
     Sekitar Bulan Maret
     Tapi Tahun lalu diundur jadi bulan September


7   Akademi Imigrasi (AIM)
     Sekitar Bulan Maret
     Tapi Tahun lalu diundur jadi bulan September


8   Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
     Sekitar Bulan Juni atau awal Juli
     Tapi tahun lalu diundur jadi bulan agustus
    
9   Akademi Militer (AKMIL)
    Awal Februari - Akhir Maret


10  Akademi Angkatan Udara (AAU)
     Antara Bulan Maret - April


11  Akademi Angkatan Laut (AAL)
      Awal Februari - Akhir Maret


12  Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) (lihat syarat pendaftaran) 
      Sekitar Bulan Februari

    Pembukaan di mulai dari : Tanggal, 8 Desember 2014 s/d 30 Januari 2015
    Seleksi Calon Mahasiswa STIN di 8 Kota/Wilayah :
     14 Feb 2014 – 18 Feb 2014 : Banjarmasin-Jogja-Surabaya-makassar
     21 Feb 2014 – 25 Feb 2014 : Bandung-Medan-Palembang
     24 Mar 2014 – 18 Mar 205 : Jakarta

13  Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)

      Akhir Maret - Akhir April

14  Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD)
      Akhir Februari - Pertengahan Juni

15  Sekolah Tinggi Perikanan (ST Perikanan)
      Akhir Maret - Awal Juni

16  Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi - Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN)
      Awal Oktober - Pertengahan Juni

    Semester gasal 10 Oktober - 31 Desember 2014

    semester genap 2 Maret - 22 Mei 2015


17  Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP)
      Akhir Februari - Akhir Juni


18  Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI)
      Awal Februari - Akhir Juni


19  Akademi Kimia Analisis (AKA)
     Awal Januari - awal Juli

20  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS)
     Awal Mei - Pertengahan Juni


21  Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN)
     Akhir April - Akhir Mei

Jalur Seleksi Rapor (new)
Awal Januari - Pertengahan Maret
Jalur Umum
Akhir April - Akhir Mei


22  Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)
      Sekitar Bulan Juni


23 Akademi Pariwisata Makassar (AKPAR Makassar)
    Awal April - Pertengahan Juli

24  Akademi Pariwisata Medan (AKPAR Medan)
    Awal April - Awal Juli


25  Sekolah Tinggi Pariwisata Bali (STP Bali)
    Akhir April - Pertengahan Juni

26    Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (ST3)
    Awal April - Akhir Juli

        Jalur PMDK (new)
        Awal November 2014 - Awal April 2015
        Tahap 1 : 10 November - 5 Desember 2014 (Pengumuman 12 Desember 2014)
        Jalur USM
        Awal April - Akhir Juli

27    Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI)
    Akhir April - Awal September



28   Akademi Teknologi Kulit (ATK)

    Awal Februari - Pertengahan Juli
        Jalur P M D K
        Awal januari - Akhir Maret
        5 januari - 31 Maret 2015 (Pengumuman 8 April 2015)

        Jalur Tes
        Awal Januari - Akhir Juli
        Gelombang I : 5 Januari -  31 Maret 2015 (Pengumuman 8 April 2015)
        Gelombang II : 1 April - 29 Mei 2015 (Pengumuman 10 Juni 2015)
        Gelombang III : 3 Juni - 7 Agustus 2015 (Pengumuman 14 Agustus 2015)


29   Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP Bandung)
       Awal Maret - Pertengahan Agustus

30    Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT PLN)
        Awal Januari - Akhir Juni


31   Politeknik APP Jakarta (Akademi Pimpinan Perusahaan)
        Jalur PPKA 24 November 2014 - 27 Mei 2015
        Jalur Tertulis Gelombang I tanggal 5 Januari - 4 Mei 2015
        Gelombang II tanggal 18 Mei - 14 Juni 2015 Gelombang II tanggal 30 Juni - 18 Agustus 2015
        Jalur Ujian Online
        Tahap I tanggal 2 April 2015
        Tahap II tanggal 23 April 2015
        Tahap III tanggal 14 Mei 2015
        Tahap IV tanggal 4 Juni 2015
        Tahap V tanggal 25 Juni 2015
        Tahap VI tanggal 9 Juli 2015
        Tahap VII tanggal 23 Juli 2015
        Tahap VIII tanggal 13 Agustus 2015


32   Sekolah Tinggi Teknologi PLN (STT PLN)
        Gelombang I
        Pendaftaran online 12 Januari 2015 s.d 7 April 2015
        Tes masuk 12 April 2015
        Pengumuman 15 April 2015
        Registrasi 16 April 2015 s.d 15 May 2015
        lokasi Ujian : Jakarta, Medan,Makassar, Palembang,Yogyakarta, Surabaya, Lampung, Padang, Semarang
        Gelombang II
        Pendaftaran Online 15 April 2015 s.d 26 May 2015
        Tes Masuk 31 May 2015
        Pengumuman 3 Juni 2015
        Registrasi 4 Juni 2015 s.d 3 Juli 2015
        Lokasi Ujian : Jakarta,Medan, Makassar, Palembang, Yogyakarta, Surabaya, Lampung, Padang, Semarang, Papua (Online), Ambon(Online)
        Gelombang III
        Pendaftaran Online 3 Juni 2015 s.d 3 Juli 2015
        Tes Masuk 5 Juli 2015
        Pengumuman 7 Juli 2015
        Registrasi 8 Juli 2015 s.d 31 Juli 2015
        Lokasi Ujian : Jakarta
        Gelombang IV
        Pendaftaran Online 8 Juli 2015 s.d 31 Juli 2015
        Tes Masuk 2 Agustus 2015
        Pengumuman 4 Agustus 2015
        Registrasi 5 Agustus 2015 s.d 21 Augustus 2015
        Lokasi Ujian : Jakarta
 

 

Senin, 13 April 2015

Narasi sebuah Gambar & Tabel...

No. Kode

Kecamatan
2002
2003
2004
2005
2006
010
Sawangan
143,211
149,039
153,245
159,543
166,276
020
Pancoran Mas
226,405
235,790
240,904
247,622
245,797
030
Sukmajaya
285,928
296,283
301,809
307,753
314,147
040
Cimanggis
343,399
357,546
367,283
379,487
392,512
050
Beji
120,462
126,653
130,656
136,899
143,592
060
Limo
127,828
123,633
137,662
143,218
149,156

Kota Depok
1,247,233
1,289,297
1,331,559
1,374,522
1,420,480





Tabel


Jumlah Peduduk Menurut Kecamatan Di Kota Depok Tahun 2002-2006
             (Laki-laki  +  Perempuan)

Narasi :                
Berdasarkan data dari tabel diatas, kecamatan Cimanggis merupakan kecamatan yang lebih tinggi jumlah penduduknya dibandandingkan dengan kecamatan yang lainnya ditahun 2002 hingga 2006, sedangkan jumlah penduduk dikecamatan Beji merupakan yang paling sedikit jumlah penduduknya pada tahun 2002 hingga 2006. Total jumlah penduduk di Kota Depok  ditahun 2002 terbilang masih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun berikutnya hingga ditahun 2006. Dapat disimpulkan jumlah keseluruhan penduduk di Kota Depok berdasarkan masing-masing kecamatan dari tahun 2002-2006 mengalami peningkatan setiap tahunnya.



Tabel
Pergerakan Nilai Rupiah terhadap US Dollar
















Sumber :

Narasi:
Dari gambar diatas, dapat kita simpulkan bahwa pergerakan nilai Rupiah terhadap  US Dollar paling rendah terdapat pada tanggal 2 bulan Agustus  dan yang paling tinggi berada pada tanggal 7 bulan Agustus. Pergerakan nilai Rupiah terhadap US Dollar pada gambar diatas tidak stabil, hal itu dapat kita lihat ditanggal 4 Agustus saat nilai rupiah naik hingga  mencapai 9.975 akan tertapi mengalami penurunan  menjadi   9.825 ditanggal 5 Agustus dan kembali naik  ditanggal 6 – 7 Agustus  mencapai  10.125 .